Wajah Baru Timnas Futsal Indonesia

Wajah Baru Timnas Futsal Indonesia
Selepas Sanksi FIFA, Tim Nasional (Timnas) Futsal Indonesia resmi membentuk tim setelah melewati beberapa kali tahap seleksi dan latihan yang berlangsung di GOR 17 Desember, Lombok (6-8 Agustus 2016). Timnas dijadwalkan akan menikuti Kompetisi kecil di Tiongkok yang merupakan rangkaian persiapan Timnas untuk menghadapi Piala AFF Futsal yang kabarnya akan di gelar pada Oktober mendatang.

Sekitar 16 pemain tersaring dari 29 pemain yang hadir untuk seleksi. Kombinasi antara pemain senior dan pemain junior terjadi dalam skuad generasi baru yang dimiliki Timnas Futsal Indonesia. Namun ada yang mengejutkan dari ke-16 nama itu tidak tertera nama Andriansyah Agustin dan Fhandy Permana yang merupakan andalan skuad timnas beberapa tahun terakhir. Bahkan, Andriansyah sempat menjabat sebagai kapten.

Lalu siapa saja ke-16 pemain yang terpilih itu?

Penjaga Gawang

Posisi penjaga gawang Timnas akan dikawal oleh Yos Adi Wicaksono, Maegel Nustelu dan Nazil Purnama. YAW (sapaan Yos Adi) yang merupakan pemain senior, sudah sekitar 11 tahun malang melintang di dunia futsal, pengalaman dan ketenangannya akan sangat berguna untuk membimbing para juniornya. Begitupun Maegel yang sudah beberapa kali membela Timnas.

Nama terakhir yaitu Nazil Purnama. Nazil merupakan debutan di Timnas Indonesia. Namun performanya pada PFL 2016 bersama Vamos membuat masyarakat tak heran ia terpilih dalam skuad timnas. Keberhasilan skuad Vamos melaju ke Final PFL pun tidak sedikit berkat performa gemilang pemain asal Rancaekek tersebut.

Anchor

Posisi Anchor akan dihuni oleh pemain beda generasi seperti posisi penjaga. Ketiga pemain yang mengisi posisi ini adalah Jailani Ladjanibi, Ivan Cahyadi, dan Sunny Rizky. Jai merupakan pemain paling senior di tim bersama YAW. Meski begitu, Jai masih dibutuhkan tenaganya untuk menyeimbangkan performa tim, pengalamannya sangat dibutuhkan disini.

Nama berikutnya adalah Ivan yang melakukan comeback setelah beberapa kali gelaran absen membela skuad timnas. Ivan merupakan Anchor bertipikal simple pembagi bola. IC (sapaan Ivan) cocok dalam skema tim saat melakukan ball possession.

Screenshot_2016-06-06-16-54-37_1
Berbeda dengan kedua nama diatas Sunny yang merupakan pemain paling mengejutkan di skuad timnas saat ini, ia berhasil menyingkirkan Andriansyah Agustin yang merupakan pemain timnas beberapa Tahun terakhir. Tipikal bermainnya pun sangat jauh berbeda dengan dua nama yang sebelumnya disebutkan. Meski berposisi sebagai anchor, Sunny sangat rajin bergerak membantu serangan dan selalu tampil ngotot dalam penampilannya. Sunny juga memiliki kemampuan defense yang lebih baik ketimbang para koleganya.

Flank

Para pencinta futsal tentunya akan menaruh ekspektasi tinggi pada posisi Flank yang akan mengisi skuad Indonesia di AFF mendatang. Nama tenar seperti Randy Satria, Bambang Bayu Saptaji dan Ardi Dwi Suwardy akan kembali mengisi posisi ini. Ketiga pemain ini merupakan pemain yang menjadi nyawa timnas Indonesia, meski berbeda karakter mereka justru saling melengkapi pos ini.

Ketiga nama diatas akan semakin lengkap dengan terpilihnya 5 pemain muda debutan ini. Meski nama pemain fullskill Fhandy Permana tidak ada dalam skuad, pemain-pemain ini tak akan membuat permainan Indonesia menurun karena mereka adalah pemain muda terbaik saat ini. Kelima pemain itu adalah Reza Yamani, Eko Puji Saputro, Nandy Sukma, Iqbal Iskandar serta pemuda dengan julukan “anak ajaib” dari Papua Ardiansyah Runtuboy.

Pivot

Tidak ada yang mengejutkan dalam posisi Pivot yang akan membela timnas yang dipersiapkan pada Piala AFF mendatang. Praktis hanya dua nama yang akan mengisi pos ini, dan keduanya memang sudah menjadi andalan timnas beberapa musim silam.

Andri Kustiawan akan kembali menjadi ujung tombak Indonesia, dari tahun ke tahun performa ‘The Tractor’ semakin matang. Sempat bergonta-ganti klub, pemain asal Bandung itu tetap berada di top performa. Bahkan pada PFL 2016 ia kembali menjadi Top Skor liga dengan raihan 27 gol yang fantastis.

IMG-20151008-WA0017

Andrew (sapaan Andri) akan saling bergantian peran bersama Syahidansyah Lubis. Seperti di tim Vamos FC, Syahidan diprediksi tak akan bermain di paket yang sama dengan Andrew. Berbeda dengan Andrew yang memiliki insting gol yang baik, Syahidan lebih memiliki karakter membagi dan memantulkan bola yang bagus. Karakter itu membuat kerja para Flank lebih mudah seperti yang ia lakukan di timnya. Syahidan juga menjadi pemain yang cukup apik dalam mencetak skor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

Lost Password