Vamos Academy: Jalan Menjadi Pemain Profesional

Vamos Academy: Jalan Menjadi Pemain Profesional

Baru-baru ini, salah satu tim profesional asal Mataram Vamos, memperkenalkan akademi futsal yang bernama Vamos Academy. Akademi futsal yang berbasis di Bandung ini dikepalai oleh Bonsu Hasibuan, pelatih kepala Vamos FC tahun 2013-2016.

Bonsu tak cuma sendiri mengelola Vamos Academy, karena nama Febby Ahermansyah juga terlibat. Bahkan, Manager tim futsal Indonesia Homeless World Cup itu yang menjadi penggagas Vamos Academy ini.

Febby merasa belum banyak akademi futsal yang mempu mewadahi bakat anak-anak Indonesia. Padahal, potensinya cukup tinggi. Ini pula yang mendasari Febby bersama Bonsu membuat akademi yang memiliki mimpi untuk dapat melahirkan pemain-pemain dengan persiapan matang yang mampu untuk bersaing di dunia perfutsalan Indonesia maupun dunia.

Sebagai Direktur Vamos Academy, Febby merencanakan akademi ini sematang mungkin agar proses pengajaran sesuai dengan potensi pemain. Akademi ini dibagi menjadi empat kelompok umur, introduction period untuk umur 2-5 tahun, junior period untuk  umur 6-12 tahun, format period untuk umur 14-16 tahun, dan performance peroid untuk umur 17-21 tahun.

Kurikulum pengajaran yang dipakai Vamos Academy untuk kategori usia anak disesuaikan dengan kurikulum PAUD sehingga materi yang disampaikan akan lebih mudah diserap oleh anak. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Vamos Academy dari akademi futsal lainnya.

Menurut Febby, melatih anak-anak jauh lebih menantang dibandingkan dengan melatih pemain futsal dewasa. “Anak-anak butuh penanganan futsal lebih spesifik, butuh kesabaran yang lebih dan perhatian yang berbeda dibanding yang dewasa, lebih seru sebenarnya,” Ungkap Febby kepada Futsal Zone.

“Kami para coach, jadi lebih tertantang untuk masa depan anak. Maksudnya jadi berusaha melatih agar paham how to yang benar dalam futsal, karena mereka dasarnya benar-benar dari nol. Setidaknya berusaha meyakinkan mereka bahwa kelak saat mereka besar, futsal adalah salah satu pilihan olahraga mereka,” tambah dia.

Vamos Academy dapat menjadi jalan seorang pemain untuk dapat menjadi pemain pro. Pemain yang kemampannya dinilai cukup mumpuni akan direkomendasikan untuk bergabung dengan Vamos FC. Dengan cara ini, peluang karir futsal mereka pun akan terbuka lebar bahkan untuk menjadi seorang pemain timnas.

Harapan dari Vamos Academy ini adalah menghasilkan pemain masa depan baik timas ataupun profesional. Juga untuk para orang tua, diharapkan memiliki pemahaman bahwa selain sepakbola lapang besar, mereka juga punya alternatif untuk menyalurkan bakat anaknya melalui futsal. Harapan lainnya adalah tersebarnya akademi ini di kota-kota lain.

Levina Maharani

Baca juga:
Indonesia di AFF Futsal Championship 2017, Optimis atau Pesimis?
Kemampuan Indonesia Mengatasi Ketegangan di Laga Pembuka Munculnya duet andalan baru, Subhan-BBS ...
Empat Hal Menarik Pro Futsal League 2016
Pro Futsal League (PFL) 2016 tinggal menghitung waktu. Kabarnya, kompetisi tertinggi futsal Indonesia...
Piala Dunia Futsal Colombia 2016: Ajang Pemain Bertabur Bintang
Sekitar 336 pemain akan berjuang sekuat tenaga mewujudkan mimpi mereka untuk menjadi Juara di Piala...
PROFIL : ANFA Futsal, Akademi Futsal Indonesia dan Misi Program Sosial
      Pada umumnya, CSR (Corporate Social Responsibility) merupakan bentuk kontribusi...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

Lost Password