Tips : Tiga Kesalahan Yang Sering Dilakukan Defender Saat Man to Man

Tips : Tiga Kesalahan Yang Sering Dilakukan Defender Saat Man to Man

Oleh : Aslan Harits

Perkembangan futsal di Indonesia sudah sangatlah berkembang. Seluruh penjuru kota, baik kota besar atau kecil sudah sangat gemar memainkan olahraga lima lawan lima ini. Ilmu-ilmu futsal pun sudah menyebar luas, dari sisi serangan, pola bermain serta pertahanan atau defense.

Salah satu yang sangat berperan dalam memenangkan permainan futsal adalah defense yang kuat. Tanpa defense yang kuat, sebuah tim akan sulit menuai kemenangan. Salah satu sebab mengapa sebuah tim mengalami kekalahan atau kebobolan adalah saat defender melakukan kesalahan ketika sedang berhadapan satu lawan satu (Man to man). Berikut adalah beberapa kesalahan yang sering dilakukan pemain bertahan saat man to man.

Posisi Kuda-kuda yang salah

Dalam bertahan, posisi kuda-kuda sangatlah menentukan. Posisi kuda-kuda seorang pemain tidak bisa dianggap remeh, bahkan ini bisa dibilang menjadi salah satu yang paling penting dalam bertahan. Salah satu penyebab gawang kebobolan dikarenakan Posisi kuda-kuda yang salah. Posisi kuda-kuda yang baik adalah pemain sedikit menurunkan posisi badan atau menekuk kedua lutut kurang lebih 80 derajat. Hal ini untuk memudahkan pemain bertahan untuk mengambil dan bergerak ketika pemain lawan membuat suatu gerakan.

Mengarahkan lawan ke sisi dalam ruang pertahanan

Ketika pemain defense bertemu dengan lawan yang memiliki skill individu dan kemampuan shooting yang bagus, hal ini sangatlah berbahaya. Bisa dibilang pemain bertahan harus sangat menghidari posisi tersebut karena ketika pemain lawan bertemu defender seperti ini, dia akan sangat leluasa menekuk/mengkepping bola ke dalam dan langsung dapat memberikan tembakan ke arah gawang. Maka dari itu mengarahkan pemain lawan ke sisi luar lapangan atau garis out adalah langkah yang baik untuk menjaga tim kita dari kebobolan.

Mengambil sekaligus bola di kaki lawan (Ambil Sekali)

Mengambil sekaligus bola di kaki lawan (para pemain dan pelatih sering menyebutnya ’Ambil sekali’). Sama hal nya dengan point kedua. Hal ini tidak boleh dilakukan pemain bertahan saat defense man to man karena jika bertemu dengan lawan yang memiliki skill individu yang baik, pemain bertahan akan sangat mudah dilewati. Ada tiga point yang perlu diingat pemain bertahan jika ingin mengambil sekaligus bola di kaki lawan dalam posisi man to man yaitu pemain lawan menunduk ketika melakukan dribble, pemain lawan menghadap ke gawangnya sendiri dan yang terakhir pemain lawan melakukan control bola tidak sempurna.

Demikanlah tips simple mengenai bertahan saat posisi man to man, dan yang paling penting adalah jangan mudah menyerah dan teruslah berlatih. Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat dan dapat membantu tim kalian meraih kemenangan. “Let’s try it at the dance floor Friends !!’.

Baca juga:
25 Tips dan Strategi Futsal (Part I)
Futsal terlihat seperti sebuah permainan yang sederhana. Namun pada kenyataannya bermain secara sederhana...
Indonesia di AFF Futsal Championship 2017, Optimis atau Pesimis?
Kemampuan Indonesia Mengatasi Ketegangan di Laga Pembuka Munculnya duet andalan baru, Subhan-BBS ...
Tips : 7 Kunci Sukses Menjadi Pemain Anchor
Oleh : Harri Fajri Bagaimana memerankan tugas seorang anchor yang baik? Posisi anchor/cierre bertugas...
Posisi Pemain Futsal : Stamina Prima Defender
Sebuah tim futsal tak lengkap tanpa kehadiran seorang Defender. Meski mirip dengan peran ‘lastman’,...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

Lost Password