Tips Penting untuk Kiper Futsal Pemula

Tips Penting untuk Kiper Futsal Pemula

Tulisan ini langsung dibuat oleh salah satu pemain futsal putri Unpad, adalah Rebekah Sophia Egkratela. Beka, nama panggilannya juga bermain dengan Futsal 35 putri. Beka pernah mendapat Bestgoalie di Bandung Futsal League 2019.

Kiper adalah posisi yang paling sering menerima dilema pelik. Di saat pemain se-tim asik menyerang, kiper hanya sendiri ditemani gawang, sementara fokus penonton terpaku pada para pemain yang sedang menyerang kubu lawan.

Terkadang kegabutan kiper mengundang setan untuk masuk dan membuat kiper tidak fokus pada permainan, alhasil terjadi serangan balik dari lawan dan gawang pun menyerahkan diri untuk dibobol.

Belum lagi kalau sudah kebobolan seperti itu, pihak kiper yang paling kena ampasnya. Entah dimaki penonton, dimarahi pelatih dan teman se-tim.

Segala penyelamatan yang dilakukan kiper hilang dalam sekejap mata. Tapi, imbas dari kebobolan itu terkadang juga berguna untuk mengasah mental kiper. Mental kiper yang kuat merupakan modal utama untuk membangun mental tim.

Kiper yang bermain rileks dan percaya diri di lapangan lebih mudah mendapatkan kepercayaan dari teman se-tim.

Dilema lainnya sering terjadi pada kiper cadangan (mati), yang harus menunggu kiper utama cedera atau kecelakaan dulu baru bisa turun ke lapangan.

 Di saat pemain lain protes karena tidak mendapat waktu yang banyak untuk bermain atau ditarik keluar karena bermain kurang apik, tolonglah, terkadang kalian lupa bahwa masih ada pemain yang bahkan tidak pernah diturunkan ke lapangan atau hanya diturunkan di detik-detik akhir menjelang pertandingan usai, itulah nasib kiper pelapis (cadangan mati).

Dalam pertandingan futsal, kiper paling sering disalahkan kalau kebobolan meskipun sebenarnya ada faktor lain, misalnya karena pemain defender blunder.

Belum lagi kalau kiper itu adalah kiper pemula yang baru saja terjun ke dunia futsal dan belum memiliki pengalaman yang banyak.

Tentu saja kesalahan demi kesalahan riskan terjadi selama pertandingan. Berikut adalah beberapa tips yang penting untuk kiper pemula :

Percaya diri

Bahkan kiper selevel pro league pun masih mengalami krisis tidak percaya diri, namun mereka tentu memiliki cara sendiri untuk mengatasinya. Memang benar mental memainkan peranan penting dalam suatu pertandingan.

Performa bermain yang bagus dari seorang kiper dipengaruhi oleh kepercayaan diri yang bagus juga, oleh sebab itu jangan biarkan kesalahan demi kesalahan yang terjadi selama pertandingan menurunkan tingkat kepercayaan diri kita.

Mindset otak dengan hal-hal yang baik, dan jangan ciut kalau lawannya adalah kiper berpengalaman, justru ini adalah ajang di mana kiper pemula dapat menunjukkan hasil dari proses selama latihan. Buktikan kalau kita juga bisa menjaga gawang dengan baik.

Menjaga fokus

Memang benar jika fokus penonton akan terpaku pada pemain yang menyerang ke kubu lawan, walaupun begitu apa yang harusnya kiper lakukan?

Karena gabut kiper boleh duduk-duduk santai di lapangan, melihat-lihat ke tribun karena merasa bola masih jauh dari jangkauan. Tentu saja tidak seperti itu.

Dalam situasi apapun, bahkan saat bola sudah di dalam kotak pinalti lawan pun, kiper tidak boleh lengah dan harus tetap fokus selama pertandingan belum usai.

Lihat bolanya

Ketika tim kita mendapatkan serangan balik, kiper pemula sering kali tidak sadar bahwa yang seharusnya diperhatikan itu adalah bola yang dibawa pemain lawan, dan bukan pemain lawannya.

Intinya pandangan harus terfokus pada bola karena tugas utama kiper adalah menjaga gawang agar tidak kemasukan bola.

Posisi tangan “W”

Posisi tangan saat menangkap bola harus berbentuk huruf “W”. Seringkali hal sekecil ini tidak diperhatikan oleh kiper pemula, dan pada akhirnya mereka menangkap bola suka-suka mereka, ada yang tangannya membentuk huruf “O”, dan lain sebagainya.

Perlu diperhatikan juga apakah bola yang datang harus diblok atau ditangkap. Kalau ragu baiknya diblok saja agar resiko kebobolan semakin kecil.

Jangan Memejamkan Mata

Masih banyak kiper yang takut sama bola. Kalau jadi kiper, mana boleh takut sama bola. Sudah menjadi resiko seorang kiper kalau pemain lawan menendang bola sangat kencang ke arah badan kita, atau pun menggebok muka kita, dan lain-lain.

Nah, kalau tidak ingin kena gebok mukanya tentu saja kita bisa menghindarinya dengan cara blocking bola dengan kedua tangan.

Jika pemain lawan sudah dekat circle kita, usahakan mata tetap terbuka dan pandangan terfokus pada bola sehingga kita bisa antisipasi dan meminimalisir bola mengenai wajah kita.

Positioning

Kesalahan kiper pemula terjadi karena posisi berdiri yang salah. Lawan yang bawa bola di mana, kipernya berdiri di mana.

Posisi berdiri yang benar bisa menjaga stamina kita karena jika sudah piawai memposisikan diri semua tendangan seolah akan mengarah pada kita dan kita dapat dengan mudah memblok tendangan lawan tanpa susah-susah harus melakukan dive atau menjatuhkan tubuh.

Lost Password