Tips : 7 Kunci Sukses Menjadi Pemain Anchor

Tips : 7 Kunci Sukses Menjadi Pemain Anchor

Oleh : Harri Fajri

Bagaimana memerankan tugas seorang anchor yang baik? Posisi anchor/cierre bertugas menjadi pengatur irama permainan. Mereka biasanya menjadi pemain pertama yang menerima bola dari penjaga gawang saat menyerang dan menjadi pemutus serangan tim lawan saat bertahan.

Posisi anchor bukanlah posisi yang bertipikal agresif, namun peran dari posisi ini begitu krusial dalam menjalankan game plan. Oleh karena itu perlu kualitas yang mumpuni agar dapat memerankan posisi tersebut dengan baik. Untuk menjawab pertanyaan pemirsa Futsal Zone, kami telah menyusun beberapa poin yang menjadi aspek krusial bagi pemain anchor, berikut ulasannya :

Teknik dasar

Banyak pelatih yang sangat menekankan pentingnya teknik dasar, tidak heran aspek ini menjadi poin nomer satu yang perlu diperhatikan pemain. Sebab banyak pemain yang cenderung mengabaikan teknik dasar, padahal aspek ini menjadi penentu terbesar dalam sebuah pertandingan. Sering kita dapati tim kesulitan mengembangkan permainan karena sering salah dalam tenkik dasar, dan yang paling fatal berbuah gol akibat salah passing atau control bola. Maka wajib seorang pemain yang diberikan peran mengatur irama permainan untuk memiliki teknik dasar yang apik.

Field vision

Dalam pertandingan, anchor harus memiliki field vision yang luas. Tidak jarang dalam skema open play, tercipta celah untuk melacarkan serangan. Seorang anchor harus menjadi orang yang paling aware pada kondisi – kondisi tersebut. Kemampuan field vision sangat menunjang anchor dalam memilih opsi passing dan mengambil keputusan. Salah satu hal sederhana yang sering luput dari seorang anchor adalah posisi kepala saat bermain, untuk mendapatkan field vision yang luas, pemain tidak boleh menundukan kepalanya. Kepala yang tertunduk akan membatasi luasnya cakupan penglihatan

Pengambilan keputusan

Sebuah momen bisa berubah dalam hitungan detik dalam olahraga futsal. Disinilah peran anchor diuji dalam mengambil keputusan yang sesuai dengan kondisi pertandingan. Kuncinya adalah jangan tergesa – gesa, karena sering kali situasi pertandingan membuat seorang permain terbawa suasana.

Defense

Kemampuan defense 1 vs 1 dan defense secara tim harus dimiliki pemain anchor. Kualitas defense bukan hanya berbicara soal ngototnya dalam merebut penguasaan bola lawan. Termasuk didalamnya adalah antisipasi, delay serangan lawan,komunikas dan pemposisian dalam bertahan. Sebagai orang terakhir di garis pertahanan (sebelum penjaga gawang), pemain anchor yang baik mampu mendelay serangan lawan sampai datang support dari rekan tim yang lain.

Support

Berposisi dibelakang bukan berarti pemain anchor harus menetap di posisi itu saja. Permainan yang baik adalah permainan yang didalamnya terlibat 4 orang dalam situasi menyerang ataupun bertahan. Unggul jumlah orang sangat menguntungkan tim yang sedang berupaya menyerang. Selain itu, support dari seorang anchor akan sangat membantu rekan yang kesulitan mengoper bola.

Shooting

Banyak pemain yang berposisi anchor menganggap posisi tersebut tidak membutuhkan kemampuan shooting yang baik. Hal ini tentu saja salah, kemampuan shooting merupakan bagian dari teknik dasar yang harus dikuasai. Karena pemain anchor akan dihadapi pada situasi dimana peluang ada dikakinya, tentu peluang akan sia – sia jika pemain tidak mampu melesatkan bola yang membahayakan gawang lawan. Bahkan sesekali seorang anchor harus berani membuat peluang untuk dirinya sendiri seperti melewati lawan atau melakukan tembakan jarak jauh.

Attitude

Perkara attitude seorang pemain memang merupakan faktor non teknis dalam pertandingan. Namun hal ini tidak bisa disepelkan begitu saja. Kepercayaan rekan tim akan muncul jika seorang anchor memiliki attitude yang baik. Jadi jangan sungkan untuk tukar pikiran dengan rekan setim, komunikasi yang baik akan menciptakan suasana tim yang baik pula

Itulah beberapa tips yang perlu diperhatikan pemain yang berposisi sebagai anchor. Terus latih diri agar memiliki kualitas bermain yang menguntungkan tim. Karena pro selalu dimulai dari amatir, dan bisa selalu dimulai dari tidak bisa. Semoga tips diatas bermanfaat, maju terus futsal indonesia.

Baca juga:
25 Tips dan Strategi Futsal (Part I)
Futsal terlihat seperti sebuah permainan yang sederhana. Namun pada kenyataannya bermain secara sederhana...
25 Tips dan Strategi Futsal (Part 2)
Futsal merupakan olahraga yang bertempo cepat, situasi dalam lapangan dengan cepat dapat berubah. Dalam...
Indonesia di AFF Futsal Championship 2017, Optimis atau Pesimis?
Kemampuan Indonesia Mengatasi Ketegangan di Laga Pembuka Munculnya duet andalan baru, Subhan-BBS ...
Posisi Pemain Futsal: Orang Terakhir dan Penyerang
Kita sudah tahu apa dan bagaimana Pivot serta Wingers dalam futsal. Tapi, jangan lupakan posisi lainnya....

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

Lost Password