Tiga Cara Kembalikan Performa Usai Cidera

Tiga Cara Kembalikan Performa Usai Cidera

Oleh : Fandi Ramadhan

Kalian pasti pernah mendengar kalimat come back stronger kan? Kalimat itu sering digunakan untuk memotivasi seseorang yg sedang cedera agar bisa kembali melakukan aktivitas olahraga yg di inginkan dan tentunya dengan performa yang optimal.

Mengembalikan performa bukan saja berlaku untuk seseorang yg cedera, melainkan seseorang yg mulai jarang melakukan aktivitas olahraga juga perlu mengembalikan performanya.

Di dalam keilmuan olahraga, mengembalikan performa atau yg di kenal dengan istilah performance deport merupakan suatu hal yg sangat penting yg harus dilakukan agar bisa mendapakatkan performa yg optimal.

Beberapa hal yg bisa di lakukan untuk mengembalikan performa :

1. Stretching

Masih sangat banyak orang yg melakukan stretching atau yg pemanasan dengan teknik yg kurang tepat, atau bahkan tidak melakukan pemanasan sama sekali.

Stretching atau pemanasan sangat penting dilakukan untuk mempersiapkan otot” dan fungsional tubuh agar bisa melakukan aktivitas olahraga secara optimal dan tentunya bisa mengurangi resiko cedera. Teknik pemanasan yg tepat adalah dengan mengkombinasikan static stretching dan spesifik dynamic stretching.

2. Exercise

Exercise dibagi menjadi 2 yaitu general exercise dan spesifik exercise. General exercise bertujuan untuk meningkatkan kebugaran tubuh secara keseluruhan contohnya seperti high or low impact aerobic exercise, cardio exercise, endurance exercise. Spesifik exercise bertujuan untuk melatih beberapa fungsional tubuh secara spesifik yg sesuai dengan aktivitas olahraga yg dilakukan.

Spesifik exercise yg bisa dilakukan untuk pemain futsal seperti core stability exercise, hamstring curl exercise, quadricep band exercise, dan ankle flexibility exercise. Banyak yg bertanya frekuensi dan durasi latihan yg tepat itu berapa kali sih?

Tidak ada aturan baku untuk hal itu, karena intensitas latihan bersifat fleksibel yang artinya di sesuaikan dengan kebutuhan. Yang perlu di ketahui ialah prinsip dalam melakukan aktivitas olahraga yang pertama adalah FITT (frekuensi, intensitas, type, time) tentukan dulu jenis latihan seperti apa, dan yg kedua adalah interval rest, interval rest adalah pemberian jarak waktu istirhat pada saat melakukan aktivitas olahraga.

Interval rest sangat penting dilakukan untuk menghindari over training atau fatique. Dan terakhir yang perlu di garis bawahi adalah bukan suatu hal yang tepat melakukan latihan yg sama (monotone) untuk semua jenis aktivitas olahraga.

3. Nutrisi

Nutrisi mengambil peranan yg juga penting untuk mengembalikan performa. Selalu penuhi kalori yg cukup untuk aktivitas olahraga.

Beberapa literatur mengatakan bahwa mengkonsumsi potasium nabati 45 – 60 menit sebelum melakukan aktivitas olahraga dapat memberikan cadangan energi yg cukup guna mengoptimalkan proses metabolisme yg terjadi pada saat melakukan aktivitas olahraga.

Artikel ini dipersembahkan oleh Physio Optimal.

Lost Password