SKN FC Dapat Banyak Pelajaran dari Seri Bojonegoro

SKN FC Dapat Banyak Pelajaran dari Seri Bojonegoro

Oleh : Rheza Pradita

Meski raih dua kemenangan, SKN masih punya banyak ruang untuk diperbaiki.

Kemenangan 7-3 atas Cosmo FC Jakarta, Minggu (12/1), memastikan SKN FC Kebumen membawa pulang enam poin penuh dari pekan kedua grup B Pro Futsal League (PFL) 2020. Sehari sebelumnya, mereka mengakhiri perlawanan Red Manguni Minahasa lewat skor tipis 4-3.

Meski begitu, dalam dua pertandingan tersebut SKN sempat beberapa kali kehilangan fokus. Mereka sempat unggul jauh, namun kelengahan lini belakang sempat memberi angin kedua bagi para lawan mereka.

Hal tersebut paling kentara, ketika runner-up PFL 2018 itu menghadapi Red Manguni. Mereka hampir saja membuang keunggulan tiga gol, dan hanya membawa pulang satu poin.

Kapten SKN FC, Rio Pangestu

Kapten SKN Rio Pangestu Putra merasa timnya harus bisa lebih menjaga fokus pada laga-laga berikutnya. Apalagi tim ini diisi oleh mayoritas pemain muda, yang terkadang masih tampil inkonsisten.

“Sebenarnya kami latihan sudah benar, dan cerminannya seperti pertandingan tadi [melawan Cosmo], tapi kemarin [lawan Red Manguni] tidak keluar [performa sesungguhnya]. [Sebelum laga] coach motivasi semua anak-anak sehingga akhirnya bisa keluar,” ujar anchor tim nasional Indonesia tersebut.

“Pelajarannya mungkin di pertandingan kemarin. Kami hilang fokus sedikit saja apapun bisa terjadi. Mau lawan siapapun, apapun bisa terjadi di futsal, jadi 2×20 menit harus tetap fokus.

Peran pelatih Alvaro Martinez Castilla memang sangat vital bagi tim ini. Mantan pelatih Thai Son Nam itu harus bisa mencari ramuan terbaik untuk memadukan para pemain muda dari timnas U-20 jilid pertama dan kedua. Belum lagi, dia harus melakukan penyesuaian bagi dua pemain asing Facundo Schusterman dan Alireza Rafiei Pour.

Alvaro pun mengakui bahwa tim ini masih harus bekerja keras untuk bisa meraih kemenangan. Akan tetapi, dia yakin timnya akan mendapat banyak pelajaran berharga dari seri Bojonegoro.

“Kami punya tim yang sangat muda, salah satu tim termuda di  kompetisi. Kami harus bekerja keras setiap hari, dan bagi kami meraih kemenangan tidak akan mudah,” ujar pelatih berusia 29 tahun tersebut, usai laga melawan Red Manguni.

“Kami bisa menang kapanpun, kami bisa kalah kapanpun, dan itu semua tergantung pada performa kami. Jika kami tampil seperti hari ini [melawan Red Manguni], meraih kemenangan akan jadi lebih sulit.

 

Baca juga:
Inilah Pembagian Grup dan Jadwal Piala AFF Futsal 2015
2 hari lagi AFF Futsal Championship 2015 akan dimulai. Turnamen se ASEAN tersebut akan digelar di Bangkok...
Sayan Karmadi Puji Perjuangan Para Pemain Red Manguni
Oleh : Rheza Pradita Red Manguni saat ini tengah diterpa krisis finansial, dan terpaksa hanya membawa...
Inilah Deretan Kapten Muda di Pro Futsal League 2020
Oleh : Rheza Pratama Meski belum berusia 23 tahun, tiga pemain ini mampu memegang jabatan sakral di...
Pay-Team: Fenomena Jual-Beli Tim di Liga Pro Indonesia
Oleh: Alhimni Rushdi Februari 2016 menjadi bulan yang membahagiakan bagi sebagian masyarakat Indonesia,...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

Lost Password