Sapu Seri Makassar, Bonsu Hasibuan Puji Iqbal Aliefian

Sapu Seri Makassar, Bonsu Hasibuan Puji Iqbal Aliefian
Bonsu merasa Iqbal merupakan tipe pemain yang diinginkan setiap pelatih.

Vamos FC Mataram berhasil menyapu bersih pekan ketiga grup A Pro Futsal League (PFL) di GOR Sudiang Makassar dengan kemenangan. Mereka berhasil mengalahkan Giga FC Kota Metro 5-2, Sabtu (1/2), dan DB Asia 35 FC Bandung dengan skor serupa sehari kemudian.

Hasil tersebut membuat Vamos semakin nyaman bertengger di zona final four. Juara bertahan PFL tersebut kini sudah mengoleksi 18 poin dari delapan pertandingan. Mereka masih unggul empat poin dari peringkat ketiga MAS Young Rior Luwu Utara.

Flank Iqbal Aliefian menjadi salah satu pemain terbaik Vamos dalam dua laga tersebut. Mantan pemain Kancil BBK Pontianak tersebut menyumbangkan dua gol an satu assist selama seri Makassar. Iqbal pun sudah mencatatkan tujuh gol pada gelaran PFL tahun ini, dan hanya tertinggal dua gol dari pencetak gol terbanyak sementara, Diego Rodrigo.

Kelebihan Iqbal terletak pada kecepatannya. Pemain asal Bandung tersebut mampu memanfaatkan kecepatan tersebut untuk melakukan dribble-dribble panjang yang mengecoh lawan. Selain itu, dia juga mampu menggunakan kelebihannya itu pada momen yang tepat.

Iqbal juga merupakan salah satu pemain yang memiliki etos kerja baik dalam tim Vamos saat ini. Tidak jarang kita melihat pemain berusia 23 tahun tersebut melakukan trackback dalam keadaan serangan balik. Tidak jarang pula kita melihat Iqbal mengorbankan badannya untuk menahan tendangan lawan.

Karakter Iqbal tersebut pun mengundang pujian dari sang pelatih Bonsu Hasibuan. Bonsu menganggap bahwa Iqbal merupakan tipikal pemain yang diinginkan setiap pelatih.

“Iqbal Aliefian di beberapa pertandingan terakhir saya rasa sangat luar biasa, dan membantu tim. Kenapa? Karena dia tidak memikirkan menjadi starter atau tidak,” ujar Bonsu, usai laga melawan DB Asia 35.

“Begitu ada kesempatan dipercaya, dia menunjukkan [penampilan terbaik]. Ini merupakan sinyal bagus bagi teman-teman [staf pelatih], karena yang diinginkkan setiap pelatih memang seperti permainan yang ditunjukkan Iqbal.

“Siapapun lawannya dia tetap respect setelah pertandingan beres, tapi di dalam lapangan dia menunjukkan bahwa dia loyal bersama Vamos.”

Laga melawan DB Asia 35 memang jadi laga emosional bagi Iqbal. Selain harus menghadapi beberapa sahabatnya, dia juga harus menghadapi pelatih baru 35 Panca Pauji. Panca merupakan pelatih yang berjasa untuk mengorbitkan Iqbal ke PFL, ketika bergabung dengan Biangbola Kaltim pada 2016 lalu. Maka tidak heran, ketika kita melihat gestur permintaan maaf setelah Iqbal cetak gol ke gawang 35.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

Lost Password