Persiapan Minim, Muara Enim United Diambang Degradasi

Persiapan Minim, Muara Enim United Diambang Degradasi

Oleh: Muhammad Ainurfalah

Gelaran Women Pro Futsal League 2018 sudah hampir selesai, Kebumen Angels United masih bertengger di puncak klasmen dengan mengoleksi 28 Poin dari 10 Pertandingan dan disusul UPI Bandung yang mengoleksi poin 24 dari 8 pertandingan. Sementara dari zona degradasi, Pansa FC Bantul, NPS Surabaya dan Muara Enim Unyted masih memperebutkan tiket aman.

Muara Enim Unyted yang musim lalu dapat finish di peringkat 5 dengan koleksi 16 poin dari 14 pertandingan, kini harus berjuang melawan degradasi setelah hanya mengoleksi 3 poin dari 10 pertandingan buah dari kemenangan 1-0 ketika melawan Netic Ladies Cibinong.

Pelatih Muara Enim Unyted, Anang Dwi Prasetyo, mengungkapkan faktor persiapan yang menjadi kendala dari tim ini sejak sebelum dimulainya liga musim ini. “Persiapan terlalu mepet, dariawal kita hanya persiapan sebelum liga hanya 3 hari.” Selain itu, setelah bergulirnya liga Muara Enim tidak memiliki waktu untuk latihan bersama-sama.

“Jadi temen-temen pemain hanya datang hari kamis sebelum pertandingan, jumat ujicoba lapangan, sabtu-minggunya sudah tanding,” jelas Coach Anang.

Ketika ditanya mengenai hengkangnya beberapa pemain Muara Enim seperti Pernanda Devi dan Devi FItriana yang hengkang ke Jaya Kencana Angels, Coach Anang, mengungkapkan tidak ada pengaruh yang signifikan dari hengkangnya dua pemain tersebut. “Sebenernya ga terlalu ngaruh sih, karena materi yang sekarang juga ga jauh dari mereka”

Namun, Pelatih asal Jogja ini menyayangkan komposisi pemain yang ada saat ini kebanyakan bertipikal defense. “Ketika kami lihat ternyata banyaknya pemain bertipikal defense, gaada pemain yang offense, jadi kita agak susah mengembangkan permainan.”

Ia mengungkapkan tim pelatih tidak diberikan waktu untuk mencari pemain-pemain yang dibutuhkan oleh tim. “Ya kemaren langsung disodorin pemain-pemain sama manajemen, gaada waktu buat scouting talent dan segala macemnya.”

Terakhir Coach Anang berharap jika Muara Enim Unyted lolos dari Degradasi dan tetap berlaga di WPFL musim depan, manajemen memberikan lebih banyak waktu untuk persiapan tim. “Harapannya sih semoga lebih banyak waktu untuk persiapan dan waktu untuk latihan.” pungkasnya.

Tetap semangat Muara Enim Unyted!

Baca juga:
Layak Timnas: Siti Latipah Nurul “Uyung” Inayah
Oleh: Muhammad Ainurfalah Women Pro Futsal League (WPFL) 2018 sudah melewati seri kedua, Jaya Kencana...
Arif “Mou” Kurniawan: Juru Taktik Inspiratif dari Kota Depok
Oleh: Muhammad Ainurfalah Gelaran Liga Futsal Pro Indonesia 2018 telah usai, Vamos FC Mataram keluar...
PAF UNY: Futsal Tak Ganggu Kuliah
Menghadapi gelaran liga pro putri tertinggi Indonesia yang akan segera berlangsung, banyak partisipan...
Indonesia di AFF Futsal Championship 2017, Optimis atau Pesimis?
Kemampuan Indonesia Mengatasi Ketegangan di Laga Pembuka Munculnya duet andalan baru, Subhan-BBS ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

Lost Password