Opini: Berinvestasi Melalui Akademi Futsal

Opini: Berinvestasi Melalui Akademi Futsal

Oleh: Fajar Aprilian

Di futsal, regenerasi adalah sesuatu yang sangatlah diperlukan, agar kualitas dari tiap-tiap generasi selalu punya kualitas yang mumpuni. Beberapa tahun lalu, di timnas maupun diperfutsalan tanah air, bisa disebut eranya Deny Handoyo, Caisar Silitonga, dan Vennard Hutabarat. Lalu seiring berjalannya waktu mulai transisi ke eranya Bambang Bayu Saptaji, Syahidansyah Lubis, dan Randy Satria, dan kini bisa dibilang masa keemasan dari era Ardiansyah Runtuboy, Iqbal Iskandar, Sunny Rizky dan Muhammad Albagir pada seorang pivot muda bernama Samuel Eko, atau mulai mengalihkan perhatian pada Ardiansyah Runtuboy yang sebelumnya selalu tertuju pada nama pria yang akrab disebut BBS, Bambang Bayu Saptaji.

Sebuah regenerasi yang cukup bagus bagi futsal Indonesia. Nama-nama baru mulai bermunculan padahal nama-nama yang sudah lama tenar pun belum memasuki usia uzur untuk ukuran seorang pemain futsal. Sebuah proses regenerasi yang harus dijaga bahkan harus lebih ditingkatkan lagi. Proses regenerasi yang baik salah satunya adalah melalui proses pembinaan. Futsal Indonesia dewasa ini mulai gencar melakukan pembinaan didaerah-daerah, baik itu melalui pengurus resmi, klub-klub professional yang melakukan pembinaan, maupun dari para klub-klub / akademi-akademi amatir dan independent.

Banyak sekali akademi-akademi futsal mulai bermunculan di nusantara ini, bahkan para pelatih kawakan, pelatih-pelatih professional dengan ilmu dan pengalaman yang banyak mulai mau turun gunung untuk ikut membantu memunculkan bakat-bakat baru futsal di Indonesia. Coach Justinus Lakshana yang merupakan mantan pelatih Timnas,  melatih akademi Tifosi AMFC, Coach Panca Pauji  membuat akademi-akademi diberbagai daerah yang terintegrasi bernama Clinic Futsal Superb, Coach Andre Picessa dan banyak pelatih-pelatih kawakan lainnya yang selalu menyeruakkan pentingnya pembinaan futsal usia dini.

Kini sekolah-sekolah futsal / akademi-akademi futsal bahkan punya sebuah wadah yang bernama Asosiasi Akademi Futsal Indonesia (AAFI) yang dikomandoi Didi Ferdiansyah dan banyak pelatih handal lainnya. AAFI menyediakan sebuah kompetisi berjenjang disetiap kelompok usia, sehingga nantinya bakat-bakat muda punya wadah untuk mengekspresikan dan mengimplementasikan apa yang mereka dapat selama melalui proses latihan. Bakat-bakat muda ini juga bisa merasakan bagaimana rasanya berkompetisi dan belajar arti fair play dan sportivitas.

Melakukan pembinaan melalui akademi itu sama artinya dengan berinvestasi. Membina dan menanam bibit-bibit muda diakademi yang nantinya bisa memberikan sebuah prestasi bagi bangsa dan mengharumkan nama Indonesia nantinya, merupakan sebuah investasi bagus bagi perfutsalan tanah air.

Kita bisa lihat bagaimana klub-klub / negara-negara eropa melakukan sebuah pembinaan yang serius, sehingga selalu melahirkan bakat-bakat baru yang mempunyai kualitas yang luar biasa. Bisa kita bayangkan, jika pembinaan kita lakukan dengan serius dan dengan konsep yang bagus, mungkin nantinya kita bisa melihat pemain-pemain kita yang punya kualitas setara pemain-pemain dunia, dan bisa kita bayangkan Timnas Futsal kita berlaga di Piala Dunia futsal.

Mari kita lebih galakan lagi pentingnya sebuah pembinaan dari mulai usia dini. Mari lebih memperhatikan pentingnya akademi dan sekolah-sekolah futsal, lebih diperbanyak lagi pembinaan bagi para pelatih didaerah-daerah, sehingga nantinya pemain-pemain didaerah punya visi bermain futsal yang sama dengan dikota-kota besar. Diperlukan sebuah roadmap pembinaan futsal seperti FILANESIA (Filosofi Sepakbola Indonesia) di sepakbola, disamping sembari memperbaiki tata kelola organisasi dan kompetisi professionalmenjadi lebih baik lagi. Demi futsal Indonesia yang lebih maju lagi.

— Penulis adalah pelatih futsal yang memiliki akademi di daerah Nagreg, Kabupaten Bandung, bernama Trequartista Futsal Academy yang bertujuan untuk ikut serta membangun masa depan futsal dan menciptakan bakat-bakat baru berkualitas untuk futsal Indonesia. Saat ini akademi tersebut sedang mencari dan memerlukan bantuan dana pembinaan, baik itu dari pihak donatur ataupun menjalin kerjasama berupa sponsorship demi berjalannya proses pembinaan akademi yang baik. Penulis bisa dihubungi melalui direct message Instagram @aprilian1996 atau email 3fajaraprilian@gmail.com.

Baca juga:
Indonesia di AFF Futsal Championship 2017, Optimis atau Pesimis?
Kemampuan Indonesia Mengatasi Ketegangan di Laga Pembuka Munculnya duet andalan baru, Subhan-BBS ...
5 Flank Terbaik PFL 2016
Flank dalam dunia futsal merupakan posisi (tidak secara mutlak) yang menggambarkan peran pemain di dalam...
Wajah Baru Timnas Futsal Indonesia
Selepas Sanksi FIFA, Tim Nasional (Timnas) Futsal Indonesia resmi membentuk tim setelah melewati beberapa...
Ini Hal Yang Dapat Menaikkan Pamor Futsal
Oleh: Fajar Aprilian Futsal? Apa itu futsal? Sebagian orang awam pasti hanya tahu bahwa futsal merupakan...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

Lost Password