Menguji Kualitas Tely Sarendra Jaga Gawang Permata Manokwari

Menguji Kualitas Tely Sarendra Jaga Gawang Permata Manokwari

Oleh Muhammad Airnurfalah

Kiprah Permata Indah Manokwari di kancah AFF Futsal Club Championship yang berlangsung 3-9 Juli 2017 di Bangkok Arena, berakhir antiklimaks. Tim futsal asal Papua harus rela dengan menduduki peringkat 4 setelah dikalahkan wakil Malaysia Melaka United, dengan skor akhir 4-2.

Namun, keberhasilan tim asuhan Pelatih Arif Kurniawan ini patut diapresiasi, karena mereka dapat lolos fase grup hingga masuk ke perebutan peringkat ketiga. Apalagi, seluruh pemain dan jajaran pelatih serta official tim sudah bekerja maksimal.

Permata Manokwari pun memiliki banyak pemain berkualitas dalam skuadnya, seperti wonderkid Indonesia Ardiansyah Runtuboy, lalu pemain Wales keturunan Indonesia yang memiliki skill olah bola ciamik seperti Rico Zulkarnain, hingga penjaga gawang berpengalaman yang malang melintang di Liga Pro sekelas Teguh Limas Sarendra.

Dari nama-nama itu, cukup menarik untuk membahas kiprah dari sang penjaga gawang yang biasa dikenal dengan sapaan Tely Sarendra. Penjaga gawang kelahiran  Bogor pada 21 Januari 1990 ini beberapa kali membela timnas dalam berbagai ajang, ia juga telah membela sejumlah tim papan atas di Liga Futsal Profesional Indonesia seperti Harimau Rawa, FC Libido hingga pemilik tiga piala Liga Pro, Electric PLN Jakarta.

Tely menunjukkan performa yang mengesankan pada gelaran AFF Futsal Club kali ini. Meski posisi penjaga gawang harus bergantian dengan Gery Ferinandus, namun Tely tetap memberikan kenyamanan bagi rekan-rekannya untuk bermain dan mencetak gol.

Pada laga pertama melawan tim tuan rumah Thai Port misalnya. Walaupun harus menelan 4 gol bersarang ke gawangnya, namun beberapa penyelamatan Tely patut diacungi jempol. Beberapa peluang ke tiang dua dan tendangan langsung mampu diselamatkan dengan baik. Permata Manokwari mungkin akan menelan kekalahan yang lebih banyak jika Tely tidak tampil impresif saat itu. Pada laga melawan Sanna Khanh juga beberapa kali Tely mampu menggagalkan peluang lawan.

Bisa Lebih Baik Lagi 

Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam performa Tely. Penjaga gawang berusia 27 tahun ini kurang gesit dalam pergerakan dan pembacaan bola serta handling yang kurang maksimal. Pada laga melawan Thai Port, beberapa gol lawan lahir dari sepakan jarak jauh dari situasi set piece. Di sini, penempatan posisi Tely yang cenderung statis membuat pandangannya terhalang sehingga sulit membaca arah datangnya bola.

Kelemahan Tely juga terlihat ketika pertandingan terakhir melawan Pyay United. Meskipun Permata Manokwari berhasil menang meyakinkan dengan skor 9-4, penampilan Tely masih perlu ditingkatkan lagi. Misalnya pada menit lima babak kedua, posisi Tely agak terlalu maju sehingga menyulitkan untuk mengantisipasi tendangan, beruntung bola mengenai mistar. Lalu gol pertama Pyay United, Tely terkesan hanya fokus pada orang yang menggiring bola tanpa melihat ke arah orang yang sedang tidak dalam penjagaan sehingga menghasilkan gol.

Begitu juga pada gol ketiga Pyay, handling Tely kurang maksimal sehingga bola muntah ke depan gawang Permata Manokwari langsung disambar oleh pemain Pyay dan berbuah gol. Tak hanya itu saja, pada laga semifinal melawan Sanna Khanh Hoa dari Vietnam, Tely melakukan handling yang kurang maksimal ketika menahan sepakan dari sisi kanan dan kembali bola disambar oleh pemain lawan.

Meski banyak kelemahan yang harus diperbaiki, apresasi terhadap penampilan Tely tidak luntur begitu saja. Bisa jadi, Permata Manokwari bisa kebobolan lebih banyak lagi, jika tidak ada Tely dan Gery. Tetap semangat dan perbaiki penampilan Batel! Salam Futsal Indonesia!

Foto: @telysarendra (@septiandani99)

Baca juga:
Inilah Pembagian Grup dan Jadwal Piala AFF Futsal 2015
2 hari lagi AFF Futsal Championship 2015 akan dimulai. Turnamen se ASEAN tersebut akan digelar di Bangkok...
Indonesia di AFF Futsal Championship 2017, Optimis atau Pesimis?
Kemampuan Indonesia Mengatasi Ketegangan di Laga Pembuka Munculnya duet andalan baru, Subhan-BBS ...
PFL 2017 : Rico Tampil, IPC Pelindo II Tak Pernah Kalah
IPC Pelindo II berhasil menyapu bersih seluruh pertandingan pekan ke-3 grup A Pro Futsal League (PFL)...
AFF Futsal Club Championship 2018 : 4 Tahun Berjalan, 3 Tahun ‘Masih’ Gigit Jari
Oleh : Bayu Qolyubi Piala AFF Futsal Club Championship merupakan ajang turnamen futsal tingkat...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

Lost Password