Khairul ‘Ayon’ Effendy: Gol Terbaik, Adaptasi Bermain dan Harapan di Partai Final

Khairul ‘Ayon’ Effendy: Gol Terbaik, Adaptasi Bermain dan Harapan di Partai Final

Pertandingan semifinal kedua Profesional Futsal League 2018 antara SKN GC Kebumen kontra Blacksteel Manokwari ditentukan oleh lesakan tendangan volley dari pemain SKN asal Malaysia Khairul ‘Ayon’ Effendy Bahrin.

Secara tim, gol tersebut merupakan gol set-piece yang nyaris sempurna. Bermula dari kick in di sebelah kanan sisi pertahanan Blacksteel, pemain SKN bergerak mendekati arah bola, menciptakan ruang untuk Ayon yang menunggu umpan diluar area penalty sebelah kiri gawang Blacksteel.

Teknik tendangan volley yang digunakan Ayon pun sama sempurnanya. Pemain bintang timnas Malaysia tersebut terlihat focus mengikuti gerakan jatuhnya bola, menyiapkan posisi tubuh yang kokok dan kaki kiri untuk menjadi tumpuan, sebelum memukul bola keras dengan bagian kura-kura kaki kanannya, melesat ke pojok kanan atas gawang Albagir.

Namun, yang membuat gol tersebut berkesan bagi Ayon adalah timing dari gol indah tersebut, yang tercipta di detik-detik akhir pertandingan di saat SKN terus menahan gempuran serangan Blacksteel, yang dihuni kumpul pemain muda Timnas Indonesia.

“Bisa dikatakan gol terbaik saya karena tinggal 4 detik waktunya,” ucap Ayon.

Ini bukan satu-satunya gol spektakuler Ayon di gelaran Liga tahun ini. Sebelumnya pemain flank ini telah mencetak beberapa gol indah untuk SKN, termasuk gol yang nyaris identik saat melawan APK dan tendangan kaki kiri dari sudut sempit ke gawang Dumai FC.

Performa gemilang Ayon di PFL 2018 tidak datang serta-merta. Direkrut di akhir tahun 2017 untuk menambah daya gedor tim SKN dengan agresifitas dan gerakan eksplosifnya, Ayon mengaku dirinya tidak langsung bermain di level terbaiknya. Alhasil SKN pun harus tersingkir di beberapa turnamen amatir seperti My Futsal Internasional Tournament.

“Awalnya agak sulit tapi dengan pengalaman yang Ayon punya, Alhamdulillah bisa adaptasi,” kata Ayon.

Perbedaan dengan futsal di Malaysia, menurut Ayon, adalah tempo permainan yang begitu tinggi.

“Game play di Indonesia semuanya cepat, tidak ada waktu untuk istirahat. Untuk mengatasinya Ayon memperbaiki fitness,” lanjutnya.

Kesuksesan SKN sejauh ini, ungkap Ayon, tak lepas dari strategi bermain yang diberikan Coach Deny Handoyo. Lawan Blacksteel, contohnya, menyadari kecepatan dan kekuatan menyerang Blacksteel, coach Deny menitikberatkan aspek defense kepada anak buahnya.

Untuk laga pamungkas melawan Vamos nanti, Ayon pun yakin coah Deny mampu meracik strategi terbaik dan memotivasi pemain untuk mampu mengalahkan mantan tim asuhannya Vamos Mataram.

“Ayon Cuma berharap pemain menikmati pertandingan terakhir besok. Untuk mengalahkan Vamos, coach DH pasti ada resepnya tersendiri,” kata Ayon.

Good luck Ayon and SKN. May the best team win!

Baca juga:
Berlatih di Rumah! Ini Gerakan Dribble Yang Bisa Dilakukan
Mengasah kemampuan bermain futsal tak melulu mesti dilakukan di lapangan. Ada beberapa teknik yang bisa...
Indonesia di AFF Futsal Championship 2017, Optimis atau Pesimis?
Kemampuan Indonesia Mengatasi Ketegangan di Laga Pembuka Munculnya duet andalan baru, Subhan-BBS ...
25 Tips dan Strategi Futsal (Part I)
Futsal terlihat seperti sebuah permainan yang sederhana. Namun pada kenyataannya bermain secara sederhana...
Cara Mudah Memilih Sepatu Futsal
Berolahraga kurang lengkap tanpa sepatu. Sepatu yang digunakan pun tak bisa asal pakai saja. Bahkan,...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

Lost Password