Empat Peran Penting Yang Harus Dikuasai Pivot

Empat Peran Penting Yang Harus Dikuasai Pivot

Pivot bukan hanya menjadi pusat skema permainan saat menyerang, tetapi juga bertahan.

Menurut Lexico,pivot memiliki arti titik pusat, pin, atau poros tempat mekanisme berputar atau berosilasi. Dalam olahraga basket, pivot merupakan sebuah gerakan menjaga satu kaki tetap menapak di lantai, ketika kaki yang lainnya bergerak.

Sementara itu, di sepakbola pivot merupakan peran bagi pemain yang menjadi pusat permainan. Peran tersebut biasanya diemban oleh pemain berposisi gelandang. Pelatih juga bisa memasang dua pemain sebagai pivot untuk meringankan tugas satu sama lain, sehingga muncul istilah double pivot.

Lalu, bagaimana peran pivot di futsal? Karena lapangan yang kecil, peran pivot futsal lebih mirip dengan basket. Mereka menjadi pusat ritme permainan tim. Gerakan memutar pivot futsal juga mirip dengan gerakan pivot di basket.

Akan tetapi, jika Anda mengira kehadiran pivot di futsal hanya berpengaruh saat menyerang, maka Anda salah besar. Pivot bukan hanya mengatur ritme tim ketika menyerang, tetapi juga ketika bertahan.

Pivot futsal modern memang dituntut untuk mengambil sejumlah peran dalam pertandingan. Beberapa pivot sanggup menjalankan semua peran dengan sama baik, sedangkan yang lain hanya menjalankan peran sesuai dengan karakteristik mereka.

Futsalzone sudah merangkum empat peran utama bagi seorang pivot modern.

  • Pencetak Gol

Ini merupakan peran utama, yang mungkin sudah diketahui semua orang. Pivot dituntut menjadi pencetak gol, karena posisi mereka berada paling dekat dengan gawang. Dalam sejumlah skema permainan, seorang pivot bahkan dituntut mampu menyelesaikan peluang dengan cepat tanpa bantuan pemain lain.

Tetapi, tugas ini tidak sesederhana kedengarannya. Pivot biasanya mendapat penjagaan paling ketat dibanding pemain lain. Pelatih lawan pun cenderung menugaskan pemain yang paling ulet dalam bertahan untuk menjaga pivot.

Oleh karena itu, pivot dituntut mampu menguasai berbagai macam teknik penyelesaian akhir. Mulai dari gerakan memutar, penyelesaian satu sentuhan, sundulan, atau bahkan tendangan dengan membelakangi gawang. Semakin handal anchor yang menjaga, maka harus semakin kreatif pula pivot untuk bisa mencetak gol.

  • Pemantul

Peran ini biasanya dijalankan oleh para pivot yang piawai menjaga bola dengan kaki. Mereka akan menahan bola, untuk kemudian memantulkannya kepada rekan setim lain yang berada dalam posisi lebih menguntungkan. Strategi ini biasanya efektif, karena pemain bertahan lawan terlambat untuk melakukan trackback.

Ini bisa menjadi alternatif, jika pivot gagal menjalankan peran pertama dengan baik. Selain itu,skema ini juga bisa menjadi variasi serangan agar tidak mudah dibaca lawan. Peran pivot  pun bisa berubah secara dinamis di pertandingan dengan menyesuaikan karakter flank yang menjadi pasangan mereka.

Pivot harus memiliki chemistry yang baik dengan pemain lain, jika ingin peran ini berjalan efektif. Mereka harus bisa membaca keinginan sang rekan dalam sepersekian detik. Salah satu kombinasi flank pivot terbaik di Indonesia mungkin layak dianugerahkan kepada Bayu Saptaji dan Syahidansyah Lubis.

  • Pengalih Perhatian

Semakin berbahaya seorang pivot, maka semakin besar pula perhatian yang diberikan sang lawan. Pelatih lawan pun terkadang bisa melakukan penjagaan dobel kepada pivot yang dianggap spesial. Oleh karena itu, tidak selamanya aliran bola bisa pivot dapatkan dengan mudah. Namun, itu bukan berarti pivot tidak dapat melakukan apapun.

Pivot pun bisa menjadi pengalih perhatian. Penjagaan ketat yang diarahkan kepada pivot secara tidak langsung memberi ruang lebih bagi rekan setim yang lain. Pivot bisa melakukan pergerakan untuk membuka ruang bagi flank agar bisa melakukan tusukan ke pertahanan lawan.

Sekali lagi, peran ini hanya akan berjalan efektif apabila chemistry antar pemain sudah terbangun dengan baik. Pemain yang menguasai bola harus peka kapan saatnya untuk mengumpan, dan kapan harus melakukan penetrasi ke ruang kosong yang sudah dibuat oleh pivot.

  • Pemain Bertahan Pertama

Ini merupakan peran yang biasanya paling sering diabaikan para pivot pemula. Mereka beranggapan bahwa seorang pivot harus fokus dalam menyerang saja. Padahal, pivot juga memiliki peran integral dalam skema bertahan.

Berada di posisi paling depan membuat pivot juga harus bisa menjalankan peran sebagai pemain bertahan pertama. Mereka juga harus tetap menjalankan tugas penjagaan agar lawan tidak bisa menciptakan situasi overload. Selain itu, pivot pun memiliki peran penting untuk mengganggu distribusi bola anchor lawan.

Selain itu, pivot juga dituntut untuk bisa mengatur ritme pertahanan dan membaca situasi permainan. Mereka harus tau kapan saat yang tepat untuk menekan lawan, atau justru harus melakukan delay. Jangan sampai malah tercipta jarak yang renggang antara pivot dengan para pemain bertahan lain.

Lost Password