Buat Kalian Yang Sering Bermain Futsal Di Rumput Sintetis Ternyata Bisa Menyebabkan Kanker Lho!

Buat Kalian Yang Sering Bermain Futsal Di Rumput Sintetis Ternyata Bisa Menyebabkan Kanker Lho!

Sebagian besar pemain futsal tentu tidak asing lagi dengan lapangan sintetis atau rumput buatan, dan tidak hanya rumput buatan saja yang dipakai tetapi ada tambahan butiran-butiran karet kecil berwarna hitam.

Butiran karet kecil ini biasanya masuk ke dalam sepatu bahkan menempel di alas sepatu yang kita gunakan. Terkadang kita juga sedikit bercanda dengan melempar butiran karet kecil tersebut ke teman kita.

Apa sebenarnya benda ini? Mengapa benda kecil ini digunakan di rumput sintetis ?

Crumb-Rubber

Foto : http://wgbhnews.org/

Karet kecil berwarna hitam ini bernama “Crumb Rubber” Benda ini terbuat dari potongan karet ban bekas yang berfungsi untuk membuat lapangan menjadi lebih empuk dan meredam benturan ketika kita sedang terjatuh saat sedang bermain. Penggunaan karet kecil ini merupakan rekomendasi dari Enviromental Protection Agency (EPA) Amerika Serikat, dalam rangka menanggulangi jumlah limbah ban yang terlalu banyak.

Lapangan yang menggunakan rumput sintetis memang berkembang sangat pesat saat ini. Lapangan dengan menggunakan rumput sintetis ini dinilai membutuhkan perawatan yang mudah dan murah di banding menggunakan rumput alami. Di Amerika sendiri, sudah terdapat kurang lebih 11.000 lapangan olahraga yang menggunakan rumput sinteti. Di Indonesia sendiri meski belum ada jumlah yang pasti, namun setidaknya terdapat lebih dari 1000 lapangan futsal yang berbasis rumput sintetis.

Namun, baru-baru ini, EPA ternyata baru saja menghentikan kampanye penggunaan limbah ban sebagai salah satu material di lapangan yang berbasis rumput sintetis. Pasalnya, muncul kritikan dari masyarakat di beberapa kota di Amerika Serikat, yang menunjukan bahaya dari penggunaan karet kecil ini pada area yang sering digunakan oleh anak-anak ini.

Kritikan ini muncul akibat kasus penyakit kanker yang terjadi pada 126 atlet muda yang berada di Amerika Serikat yang terjadi dari tahun 1991 silam hingga saat ini. Dari 126 atlet ini, terdapat 82 diantaranya merupakan penjaga gawang. Yang artinya 82 orang atlet ini sering menjatuhkan badannya dilapangan rumput sintetis.

Hal ini disampaikan oleh asisten pelatih sepakbola wanita di University of Washington, yaitu Amy Griffin. Dia mengatakan bahwa “penjaga gawang akan sering bersinggungan dengan material ini selama berlaga” Saat berlaga, penjaga gawang akan melompat dan melakukan penyelamatan, dan mereka akan benar-benar menjatuhkan tubuhnya,” ujar Amy.

Amy Griffin sudah mulai mencurigai hal ini sejak tahun 2009 lalu. Ketika itu, terdapat 2 penjaga gawang yang merupakan anak asuhnya, dia menderita kanker hodgkins lymphomia pada usia 18 tahun. Salah satunya adalah, Jordan Swarthout seorang penjaga gawang yang sudah menjalani latihan sebagai kiper sejak usia 12 tahun. Sejak itu, Jordan berlatih dilapangan berbasis rumput sintetis selama 20 jam per minggunya.

Source : Pandit Football & NBC News Investigation

Baca juga:
Inilah Pembagian Grup Piala Dunia Futsal Wanita 2015
Ajang turnamen besar Piala Dunia Futsal Wanita untuk ke-6 kalinya siap bergulir di Guatemala pada 24-29...
Hasil Pertandingan & Klasemen Sementara Piala AFF Futsal Championship 2015 (10/10)
    Grup A Singapore  1 – 2  Brunei Mohamed Farhan Mohamed...
AFC Rilis Pembagian Grup AFC Futsal Championship 2016
AFC resmi merilis hasil undian grup AFC Futsal Championship 2016 yang akan digelar di Tashkent, Uzbekistan,...
Inilah Pembagian Grup dan Jadwal Piala AFF Futsal 2015
2 hari lagi AFF Futsal Championship 2015 akan dimulai. Turnamen se ASEAN tersebut akan digelar di Bangkok...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

Lost Password