Best V Liga Futsal Nusantara Putri 2017

Best V Liga Futsal Nusantara Putri 2017

Liga Futsal Nusantara (LFN) 2017 kategori putri resmi berakhir Senin (9/1), di GOR Futsal ITB Jatinangor, Sumedang Jawa Barat. Kebumen United keluar sebagai jawara setelah pada partai final berhasil mengalahkan tim tuan rumah Football Plus Bandung dengan skor 7-3. Kedua tim yang berlaga pada partai final baik Kebumen dan Football Plus berhak promosi ke Women Pro Futsal League 2017 yang merupakan kasta tertinggi Futsal di Indonesia.

LFN 2017 kategori putri pada tahun ini terlihat lebih kompetitif. Meski pada beberapa pertandingan didapati skor yang mencolok, namun bibit-bibit muda futsal putri Indonesia sudah mulai banyak terlihat. Pemahaman taktik dan skill individu pemain yang tampil di babak Nasional cukup mencolok. Bukti perkembangan futsal putri Indonesia meningkat pesat.

Di antara sekian banyak pemain putri hebat tersebut, inilah Best V LFN 2017 kategori Putri pilihan Futsal Zone Indonesia:

  1. Ade Mustikina (Kebumen United)

1484143646790

Ade Mustikina  bukan pemain yang asing di perfutsalan putri Indonesia. Pada musim 2016 lalu pemain bertubuh mungil ini melakukan debut profesionalnya bersama Cosmir UNJ Jakarta. Bertindak sebagai Anchor tim, permainan simple futsal dan visi bermain yang baik membuat ia berperan penting membawa Kebumen United menjadi Juara. Bahkan pemain yang sempat berseragam tim nasional sepakbola putri Indonesia ini diganjar Best Player pada LFN 2017.

  1. Maya Muharina (Kebumen United)

1484143641951

Jika berbicara siapa pemain yang paling diwaspadai di LFN 2017 kategori putri, Maya Muharina jawabannya. Bagaimana tidak, Maya merupakan pemain paling berpengalaman di kompetisi kali ini. Diusia yang masih muda ia telah malang melintang di perfutsalan Indonesia, ia juga merupakan pemain langganan tim nasional futsal putri Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Pemain yang musim lalu membela Netic Cibinong itu menjadi goal getter menakutkan ditubuh tim Juara.

  1. Sopia (Football Plus Bandung)

1484143668403

Kota Bandung yang paling dekat dengan Venue LFN 2017 hanya memiliki satu wakil di babak Nasional, satu tim putri wakil Kota Kembang itu adalah Football Plus. Sempat diragukan, Football Plus secara mengejutkan tampil di partai final. Kegemilangan tim yang bermarkas di Football Plus Arena Cihideung itu salah satunya berkat pemain bernomor punggung 10, Sopia. Sopia menjadi idola baru Kota Bandung, permainan cepat, shooting jarak jauh, dan determinasi yang tinggi membuat lawan dibuat lelah menghadapinya. Ia juga memiliki fisik yang baik dengan menjadi robot di waktu bersih 2×20 menit tanpa diganti.

  1. Syenida Meryfandina (Lady Phantom Pontianak)

1484143637664

Lady Phantom Pontianak gagal meraih tiket promosi ke Women Pro Futsal League 2017 setelah kalah oleh Football Plus Bandung pada babak Semifinal. Meski gagal, ada satu pemain yang sangat mencolok pada tim Lady Phantom. Sosok yang mencolok itu adalah Syenida Meryfandina. Kapten Lady Phantom tersebut merupakan salah satu pemain yang ramai diperbincangkan penonton diluar lapangan, bahkan ia mendapatkan julukan unik “Syenidacadabra” dari penonton.

Julukan itu mengingatkan kita kepada pemain sepakbola asal Swedia Ibrahimovic yang memiliki julukan serupa yakni “Ibracadabra”, yang memiliki sentuhan magis dipermainannya. Bagaimana tidak, pada 2 pertandingan ia mencetak 15 gol dan menegaskan sebagai top score LFN 2017, serta mengantarkan tim asal Pontianak sebagai peringkat ke-3.

  1. Nisma Francida (Kebumen United)

1484143657669

Satu lagi nama yang konsisten pada LFN 2017 adalah Nisma Francida. Nisma yang berposisi sebagai Flank merupakan creator gol-gol yang dicetak oleh Kebumen United. Pemain berambut cepak ini memiliki ketenangan dan sentuhan bola yang baik. Ia juga sangat pintar membaca celah, alih-alih memaksakan diri mencetak gol ia lebih memilih melakukan passing kepada rekan yang posisinya lebih menguntungkan untuk menceploskan bola ke gawang.

Annasa Fajar Gumilang

Baca juga:
Indonesia di AFF Futsal Championship 2017, Optimis atau Pesimis?
Kemampuan Indonesia Mengatasi Ketegangan di Laga Pembuka Munculnya duet andalan baru, Subhan-BBS ...
Jelang PFL 2016: Mengukur Kekuatan Tim Promosi (2)
  Ada yang berbeda dengan Liga Pro tahun ini dengan gelaran pada tahun sebelumnya. Pada gelaran...
Jelang PFL 2016: Mengukur Kekuatan Tim Promosi (1)
Ada yang berbeda dengan Liga Pro tahun ini dengan gelaran pada tahun sebelumnya. Pada gelaran tahun ini,...
Empat Besar Turnamen Futsal Piala AFP Jabar
Tim futsal putri Football Plus dan Kota Cimahi menjadi dua tim yang telah memastikan diri lolos ke babak...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

Lost Password