Bayu Aditya : Futsal dan Freestyle adalah Hidup Saya

Bayu Aditya : Futsal dan Freestyle adalah Hidup Saya

Siapa yang tidak kenal dengan Bayusimerah? Pemain futsal profesional yang sering menampilkan trik-trik freestyle saat bermain. Pemain yang memiliki nama asli Bayu Aditya ini mulai mengenal futsal saat duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), ia hanya iseng-iseng bermain futsal dan belum begitu menekuni bidang olahraga ini.

Namun, ketika beranjak ke bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) ia di rekrut oleh tim futsal profesional yaitu AM FC yang dilatih oleh Justin Lhaksana “Saat itu saya dapat beasiswa selama 3 tahun,” kenangnya menambahkan.

Setelah tamat SMA, ia mulai berkenalan dengan dunia freestyle diawali dengan pertemuannya dengan sebuah manajemen freestyler dan akhirnya ditarik untuk menjadi freestyler profesional. “Karena saya sering menunjukkan skill freestyle saat bermain futsal,” tuturnya ketika ditanya bagaimana bisa direkrut sebagai freestyler profesional.

Bayu mengenang awal perjuangannya sebagai pemain profesional tidaklah mudah, ia pernah mengalami beberapa kendala mulai dari patah tulang lutut saat bermain bola, hingga ditanya oleh orangtuanya untuk memilih bermain futsal atau melanjutkan pendidikan.

“Ya intinya gaada yang instan, kita harus berjuang kadang keluar air mata sampai berdarah. Ngerasain namanya jatuh, ga cuma jatuh malah, nyungsep” ungkap pemain yang mengidolakan Steven Gerrard ini. Saat itu pemain terbaik Piala Emas Indonesia 2017 ini memilih untuk menekuni dunia futsal, namun ia berpesan agar untuk tidak meninggalkan pendidikan. “Saya pilih tetep main bola, tapi setelah itu saya lanjut kuliah dan punya ijazah dan alhamdulillah tetep berprestasi juga di futsal”.

Ketika ditanya mengenai awal mula ia bisa menjadi Brand Ambassador sebuah apparel asal Jerman, ia bercerita pengalamannya mengikuti lomba streetball atau freestyle yang diadakan oleh apparel tersebut dan akhirnya menjadi juara. Kemudian pemain yang hobby bermain basket ini dikirim menuju London untuk mewakili Indonesia. “Setelah pulang dari London, mereka menawarkan kontrak dua tahun untuk saya,” tandas mantan pemain Bintang Timur Surabaya ini.

Terakhir ia berpesan untuk terus belajar dan jangan cepat puas. “Kita harus tetap belajar dan jangan cepat puas, karena orang suksespun masih terus belajar.” ia juga menambahkan kiat untuk menjaga kondisi tetap prima adalah dengan terus berolahraga setiap harinya. “Setiap hari saya sempatkan untuk berolahraga, entah jogging entah fun futsal bersama teman. Gunanya untuk menjaga kondisi tetap bugar,” tutup pemain berusia 31 tahun asal Jakarta ini.

Baca juga:
Indonesia di AFF Futsal Championship 2017, Optimis atau Pesimis?
Kemampuan Indonesia Mengatasi Ketegangan di Laga Pembuka Munculnya duet andalan baru, Subhan-BBS ...
Ini Hal Yang Dapat Menaikkan Pamor Futsal
Oleh: Fajar Aprilian Futsal? Apa itu futsal? Sebagian orang awam pasti hanya tahu bahwa futsal merupakan...
PROFIL : Talenta Muda di Kaum Hawa
Bermain futsal adalah hobi dari tiap berlapis masyarakat. Baik di lapangan futsal ataupun lapangan outdoor,...
Tarkam Apps: Cara Mudah Cari Lawan
Apalah arti sebuah tim futsal tanpa lawan sparing? Bagi kamu yang punya tim futsal dan kesulitan mencari...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

Lost Password