Batel dan Citra: Peran Media Sosial untuk Pemain Futsal Profesional

Batel dan Citra: Peran Media Sosial untuk Pemain Futsal Profesional

Oleh: Muhammad Ainurfalah

Gelaran Pro Futsal League 2018 hampir memasuki pertengahan musim, Vamos Mataram dan Blacksteel Manokwari sementara menjadi pemimpin grup A dan B.

Selama 3 seri yang sudah dijalani, ada banyak kejadian menarik yang tersaji, mulai dari tekel dua kaki yang dilakukan Moses Kernel kepada Iqbal Iskandar pada seri kedua di GOR ITB Jatinangor, APK Samarinda yang baru tiba di Jogja pagi hari sebelum bertanding dan hanya membawa 10 pemain plus coach dan satu official pada seri ketiga, hingga keributan yang terjadi di GOR Sudiang Makassar antara Marcelino Waroy dan beberapa pemain Blacksteel setelah derby Manokwari.

Beberapa kejadian tersebut menjadi bahasan “panas” bagi para pecinta futsal di Indonesia, khususnya pada kasus Moses dan Waroy, netizen bereaksi sangat keras mengecam dua kejadian tersebut. Tak ayal, media sosial dari kedua pemain tersebut menjadi sasaran cacian oleh netizen walaupun tak sedikit yang masih memberikan komentar membangun. Menarik untuk dilihat bagaimana sebenarnya peran media sosial bagi pemain futsal profesional Indonesia.

Menurut Tely Sarendra, penjaga gawang dari Permata Indah Manokwari yang berada disana disaat kejadian di GOR Sudiang, sebenarnya peran media sosial sangat penting bagi perkembangan futsal secara umum dan juga untuk pemain tersebut. Lebih jauh Batel, sapaan akrab Tely Sarendra, menjelaskan

“Media sosial menjadi salah satu wadah yang paling mudah untuk atlit berkomunikasi dengan penggemarnya, atau sesama atlit yang berasal dari berbagai daerah. Selain itu media sosial juga menjadi tempat untuk mengekspresikan diri serta menjadi representasikan diri atlit tersebut.”

Sejalan dengan pendapat Batel, penjaga gawang senior Tim Nasional Putri Indonesia, Citra Adisti, memberikan pendapat bahwa selain untuk mengekspresikan luapan emosi pemain, media sosial juga bisa digunakan untuk sarana sharing ilmu.

Lebih jauh, Citra dan Batel berpendapat media sosial memiliki dampak positif dan negatif. Menurut Citra dampak positif dari media sosial adalah pemain memiliki sarana berekspresi dan meluapkan segala emosinya, “Mungkin dia punya tempat, punya media untuk meluapkan emosinya dan meluapkan apa yang dia rasakan,” tutur Citra ketika diminta pendapatnya.

Sedangkan dari sisi negatif, Citra menuturkan terkadang pemain lupa waktu jika sedang asyik bermain media sosial. “Saking keasyikannya bermain media sosial, pemain lupa jamnya untuk istirahat padahal misalkan besoknya dia ada latihan atau bertanding. Berujung pada judgement netizen yang berkomentar permainan buruk dalam pertandingan adalah efek bermain media sosial.” tutup Citra.

Bagi Batel, dampak negatif media sosial akan dirasakan ketika pemain tidak dewasa dalam menyikapi pendapat netizen. “Kadang kalau kita main baik, netizen memuji, kalau main buruk, banyak cacian buat kita. Kalau tidak ditanggapi secara dewasa, pujian akan membuat pemain merasa puas dan cacian akan menjatuhkan mental pemainhal ini menjadi bumerang bagi pemain itu sendiri dan akhirnya itu akan menghambat perkembangan karir mereka.” terang Batel.

Baik Citra maupun Batel sama-sama berpesan agar Netizen lebih dewasa lagi dalam menanggapi kejadian yang ada. “Coba liat dari sisi positifnya, hal seperti itu wajar terjadi dalam sebuah pertandingan. Untuk netizen yang sering berkomentar kurang baik, coba posisikan diri seperti mereka.” Sedangkan Batel berpesan, “media sosial itu layaknya hidup. Jika kamu tidak mampu menebarkan atau menuliskan hal baik, lebih baik kamu diam.”

Semoga seluruh pelaku futsal di Indonesia, pemain maupun pecinta futsal bisa lebih baik lagi kedepannya. Maju terus Futsal Indonesia!

Foto : Instagram (@citraadisti) dan (@telysarendra)

Baca juga:
Rahmat Arsyad Dan Beda Sudut Pandang Terhadap Dirinya
Oleh: Annasa Fajar Gumilang Pro Futsal League (PFL) 2018 telah menyelesaikan putaran pertamanya. Persaingan...
Indonesia di AFF Futsal Championship 2017, Optimis atau Pesimis?
Kemampuan Indonesia Mengatasi Ketegangan di Laga Pembuka Munculnya duet andalan baru, Subhan-BBS ...
Vamos di AFC 2017: Kurang Adaptasi atau Masalah Mental?
Oleh Alhimni Rusdi Perjalanan Vamos Mataram di AFC Futsal Club Championship 2017 diakhiri dengan kemenangan....
Pernah Jadi Atlet Voli, Cerita Citra Adisti Sebelum Jaga Gawang Timnas Futsal Putri
Oleh: Muhammad Ainurfalah Citra Adisti tidak menyangka, ternyata takdirnya berada di bawah mistar...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

Lost Password