4 Pemain Asing Yang Pernah Membela Klub Futsal Indonesia

4 Pemain Asing Yang Pernah Membela Klub Futsal Indonesia

Liga Futsal Indonesia atau Pro Futsal League (PFL) pada tahun ini tampak tidak ada satupun pemain asing yang berpartisipasi di kompetisi futsal Indonesia. Pasalnya, pada liga tahun ini tidak boleh ada wajah pemain asing yang disertakan setiap tim.

Larangan tersebut dicetuskan oleh Federasi Futsal Indonesia (FFI) pasca sanksi FIFA yang dijatuhkan kepada PSSI. Imbasnya, FFI yang ada di bawah PSSI, tidak bisa mendatangkan pemain asing secara resmi dan prosedural.

Sebelumnya, pada liga futsal Indonesia tahun 2015 lalu, FFI mempersilahkan klub-klub futsal menggunakan jasa pemain asing untuk mengikuti ajang Liga futsal Indonesia. Lalu siapa saja pemain luar yang pernah membela klub futsal Indonesia? Simak berikut dibawah ini!

Ekkapan Suratsawang dan Ekapon Suratsawang (Thailand)

Screenshot_2016-03-30-06-27-25_1

Pemain kembar, Ekkapan dan Ekapon adalah pemain yang pernah membela tim futsal Electric PLN. Tampak mengherankan kedua pemain tersebut memilih bermain di kompetisi Indonesia, karena seperti diketahui Thailand memiliki kompetisi futsal yang lebih baik.

Ekkapan dan Ekapon sendiri merupakan pemain yang sangat berpengalaman. Selain menjadi tulang punggung tim nasional Thailand pada Piala Dunia Futsal 2008 di Brasil, kedua pemain itu juga pernah bermain di beberapa kompetisi di negara berbeda.

Rico Zulkarnain (Wales)

1435077211

Rico Zulkarnain merupakan pemain andalan timnas futsal Wales. Pada kala itu, ia bermain untuk tim futsal Indonesia, IPC Pelindo II di Futsal Super League (FSL) 2015.

Rico sendiri merupakan pemain keturunan Indonesia. Pemain berusia 26 tahun itu memiliki ayah seorang warga Indonesia, sedangkan ibunya berdarah asli Wales.

pada partai final FSL, Rico sukses mencetak dua gol dan sekaligus membawa timnya menjuarai FSL 2015 dengan menundukkan Pinky Boys Makassar dengan skor telak 7-0, di GOR STTD Bekasi.

Bruninho Hossales

1446781920781

Pada tahun 2014, Vamos Mataram mendatangkan pemain asal Brazil, Bruninho Salles. Bruno panggilan akrabnya harus gigit jari karena tidak bisa tampil pada FSL 2015 lalu.

FFI memberikan standar pemain asing yang dirasa memberatkan klub futsal. FFI hanya memperbolehkan pemain asing yang pernah memperkuat timnas di negara asalnya.

Hal tersebut membuat pemain asal Brasil itu kecewa. “Saya sangat sedih, karena tidak bisa bermain dan membantu rekan di timku (Vamos),” keluh Bruno.

Akan tetapi, pemain berusia 28 tahun itu sangat menghormati aturan FFI mengenai standar pemain asing untuk berlaga di liga futsal Indonesia. Ia pun masih berharap hingga pada musim berikutnya, regulasi tersebut bisa berubah.

Alhasil, pada akhir tahun 2015 Bruno meninggalkan Vamos karena kebijakan Asosiasi Futsal Indonesia tetap tidak berubah dan melarang pemain asing untuk tampil di Liga Futsal Indonesia. Bruno pun belum pernah membela timnas futsal Brasil.

 

Bayu Qolyubi

Baca juga:
Dari Indonesia Futsal League Sampai Pro Futsal League
Liga futsal Indonesia atau Pro Futsal League (PFL) telah bergulir hingga saat ini. PFL merupakan kelanjutan...
Indonesia di AFF Futsal Championship 2017, Optimis atau Pesimis?
Kemampuan Indonesia Mengatasi Ketegangan di Laga Pembuka Munculnya duet andalan baru, Subhan-BBS ...
4 Foreign Players Who Have Played for Indonesian Teams
This year, not one single foreign player is participating in the Indonesian Futsal League or Pro Futsal...
Tiga Tim Besar Liga Pro yang Menghilang
Oleh: Bayu Qolyubi Ajang Pagelaran Pro Futsal League (PFL) kian memunculkan banyak wajah tim -...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

Lost Password